Algojo Ninja yang sadis

Rabu 9 Desember 2009, dikeheningan ruang kerja Gw **Maklum orang2nya lagi pada dinas luar kota** terbesit niat antara Gw dan senior Gw –m.yudhistira si Raindust- buat nonton film. Setelah berbulan-bulan **dari sebelom bulan Ramadhan** selalu gagal nonton bareng, akhirnya niat itu terlaksana juga. Sebuah film yang memang sudah kami tunggu-tunggu, “Ninja Assassin” menjadi pilihan utama dan satu-satunya, masa musti nonton New Moon beduaan ama cowok sih? Ogah bat..

Ninja Assassin udah lama kami tunggu semenjak trailernya muncul diranah maya, film yang bloody pasti penuh efek yang mencengangkan, itu yang terbesit sebelum nonton. Walau seorang senior Gw yang lain ada yang anti dengan film ini, karena tampang pemain utamanya si hujan.. eh rain yang kayak tampang anggota Boyband gak cocok buat jadi jagoan film silat.

Sekelebat kisah si Ninja

Ninja Assassin” adalah film yang mulai beredar di Indonesia sejak tanggal 26 November 2009 (Info dari www.imdb.com), memanfaatkan Rain dari fullhouse sebagai Raizo, si ninja pemberontak dari clan ozunu. Pemeran lainnya:

  • Naomie Harris … Mika
  • Shô Kosugi … Ozunu
  • Thorston Manderlay … Zabranski
  • Rick Yune … Takeshi

Ninja Assassin” memulai kisah tentang sekumpulan bocah terbuang yang dipungut seorang lelaki dan didik menjadi Ninja di perguruan terpencil. Lelaki itu, Ozunu namanya, mendidik dengan keras agar dan aturan disiplin yang ketat. Semua anak didiknya dipanggilnya sebagai anak, dan mereka dianggap bersaudara, dengan sebuah aturan bahwa yang berkhianat harus dihukum mati. Ozunu juga mengajarkan agar anak-anaknya tidak mengeluh dengan merasakan sakit yang diderita, oleh sebab itu, sejak kecil mereka harus menerima kekerasan darinya.

Diceritakan dalam perguruan itu, seorang bocah yang akhirnya diberi nama Raizo Oleh Ozunu, diculik dan dibesarkan untuk menjadi Ninja. Raizo sangat berbakat, hingga akhirnya besar dan dewasa menjadi Ninja yang jago. Di usianya yang mulai puber, Raizo jatuh hati **Hatinya jatoh berserakan Wakakakaka: Lebay** pada seorang saudarinya **Kan semua yg latihan di Clan Ozunu bersaudara**. Kiriko namanya, satu-satunya wanita di clan Ozunu yang diam-diam tetap memelihara hatinya agar tetap hidup menentang ajaran ayahnya, si Ozunu.

Ketika Kiriko mencoba untuk melarikan diri dari perguruan Ozunu, dia tertangkap dan dihukum mati. Raizo saat itu tidak berbuat apa-apa, cuma diam menonton si Kiriko ditusuk jantungnya oleh takeshi **Kalo gak salah :p**, tetapi diam-diam dia menyimpan dendam terhadap Ozunu yang memerintahkan agar Kiriko dibunuh.

Di tugas pertamanya sebagai clan Ozunu, Raizo diperintahkan untuk membunuh seseorang dan mengambil jam emas yang dikenakan orang itu untuk diserahkan kepada bapaknya. Tugas itu di selesaikan oleh Raizo dengan baik **Walau berantemnya sedikit aneh bagi Gw**, dan disaat Raizo akan menyerahkan jam itu kepada Ozunu, Raizo disuruh untuk membunuh seorang adik perempuannya **Mungkin anak wanita yang juga di culik oleh Ozunu** yang juga mencoba kabur seperti kiriko. Bukannya membunuh si adik perempuan, Raizo malah melukai Ozunu si ayah angkatnya dan membuat Bekas luka dimuka serta membutakan mata kiri Ozunu. Kontan saja, semua saudaranya yang ada disekeliling Ozunu menyerang Raizo, dan Raizo tertusuk banyak bintang-bintang **Khas Ninja** dan jatuh kesungai. Gak diceritain bagaimana dia bisa selamat, tapi ternyata Raizo selamat dari malapetaka itu.

Dilain pihak, seorang agen interpol, Mika Namanya, sedang menangani kasus pembantaian sekelompok mafia, hingga penyidikannya sampai ke sebuah laporan agen KGB yang menyatakan adanya organisasi algojo ninja yang dapat dibayar untuk melakukan pembantaian. Agen KGB itu telah meninggal, tetapi ia meninggalkan beragam bukti yang diperlukan Mika untuk mengusut kelompok itu. Penyidikan Mika yang sudah mulai terlalu dalam membuatnya menjadi target pembunuhan oleh kelompok Ninja itu.

Dihari eksekusi Mika, Raizo menolong Mika dari serangan para saudaranya. Mika yang sudah pernah melihat wajah Raizo dari rekaman CCTV peninggalan Agen KGB tadi, merasa bahwa si Raizo adalah salah satu anggota para algojo ninja, tetapi raizo berhasil meyakinkannya bahwa dia ada dipihak yang sama. Didalam pelariannya, Mika menghubungi temannya di Interpol si Zabranski **Kalo Gak salah** yang telah dia percaya untuk membahas kelanjutan penyidikannya. Mereka janjian bertemu, namun ternyata Raizo dijebak dan ditangkap.

Entah dimana **tempat rahasia**, raizo ditahan dalam kurungan terikat kaki tangan dan leher kedinding. Tetapi ternyata para Ninja dapat menemukan persembunyian itu, hingga akhirnya terjadi perkelahian yang membuat banyak jatuh korban, baik dari interpol maupun dari para ninja. Mika dan raizo dapat melarikan diri, tetapi Raizo Luka parah. Karena raizo tidak mau dibawa ke rumah sakit maka mereka menginap di Hotel eh Motel.. apalah pokoknya ada tal-tel-tal-telnya.

Mika yang sebelumnya telah diberikan alat pelacak kecil berbentuk pil, menyalakan alat itu agar Zabranski dapat menemukannya, tetapi ternyata para ninja lebih dulu menemukan mereka, namun Mika telah sembunyi duluan. Walhasil si raizo dibawa ke perguruan Ozunu dipuncak Gunung antah barantah untuk menerima hukuman oleh Ozunu si Ayah. Diluar dugaan, ternyata Mika memasukan alat sadap itu ke dalam perut si Raizo, sehingga tentara dapat dengan mudah menemukan pusat pelatihan ninja-ninja itu. Terjadi pertempuran sengit yang akhirnya dimenangkan oleh tentara dan semua ninja terbunuh, kecuali si Raizo tentunya. Dalam perang itu, Ozunupun berhasil dibunuh oleh Raizo.

Udah deh… ceritanya selesai :D

Kelebihan-Kekurangan Ninja Assassin dimata Gw

Ninja Assasin menggunakan efek kekerasan yang sadis, darah dimana-mana, tangan putus, kepala terbelah, kaki tertebas, dada tertusuk semuanya di tampilkan secara gamblang. Film ini jauh lebih sadis dari The Final Destination. Bagi yang ingin menikmati pertumpahan darah tanpa harus ada yang terluka, film ini Gw rekomendasiin buat ditonton.. Mantabs man.. sadis abis.

Sayangnya pengambilan gambar saaat berkelahi membuat kepala pusing, kalo film-film kungfu atau film-film berkelahi jaman dulu menggunakan kamera yang selalu bergerak saat berkelahi untuk menyembunyikan kelemahan aktornya yang gak bisa berkelahi. Oleh sebab itu Gw berpikiran mungkin si Rain ini gak bisa berantem, apa lagi ditambah tampang Boybandnya. Mungkin sebaiknya digunakan orang lain yang bisa berkelahi sebagai pemeran Raizo.

Makna, Hikmah dan pelajaran yang masih tersisa dari film sadis

Repot juga ngambil beberapa makna, hikmah atau pelajaran dari film ini. Soalnya dari awal nonton, Gw cuma mau menikmati perkelahian, darah dan efek-efeknya. Tetapi disela-sela itu, Gw rasa ajarannya si Ozunu bisa dicontoh **tapi jangan berlebihan**, Sakit hanya perasaan, kita harus bisa melupakan sakit, karena rasa sakit adalah kelemahan. Tapi setelah gw pikir2 sakit itu kan anugrah, sebuah alarm yang memberitahukan bahwa kita dalam bahaya, jadi gak boleh dengan begitunya dihilangkan saja. Coba bayangin, kalo kita gak ngerasa sakit, mungkin kita gak tahu kalo kepala kita butuh istirahat karena terlalu banyak berpikir, mungkin kita gak sadar kalo tangan kita terbakar. Ah… Sudah lah.. lupakan paragraf akhir ini… nikmati aja filmnya…

This entry was posted in Film, Review and tagged , . Bookmark the permalink.

10 Responses to Algojo Ninja yang sadis

  1. Wempi says:

    link download nya dimana ;p

  2. queen says:

    blm nonton ninja asinin :cry:

  3. diadan says:

    aku berkunjung
    hehehehe

  4. bongjun says:

    andai aku bisa jadi ninja,…oh…hahaha apa kabar bro ?

  5. Gandi Wibowo says:

    @Wempi:
    Wah… saya nonton dibioskop mas :D

    @Queen:
    Nonton deh… tapi jangan kebanyakan garem, kesinan gak enak :D

    @Diadan:
    Aku….
    Kalo sampai waktu (Halah)

    @Bongjun:
    Kabar baek bong… Blona-nya gmana bong, pengin loh ikut kirim buku kesana.

  6. quinie says:

    gua ga suka pilm action, apalagi yang berdarah2 :(

  7. heeem nilai moralnya siy bagus ya boow tapiiii
    pilem ninja dengan adegan penusukan jantung? \wedeeew… serem :(

  8. zulhaq says:

    gw suka film ninja, tapi…dah lama gak nonton
    semua film pasti ada pesan dan makna sih sebenarnya

  9. Ria says:

    lengkap amat gan resensinya ;)
    akan gw masukin list tontonan nanti di jakarta *masih ada gak ya?*

  10. Gandi Wibowo says:

    @Quinie:
    Ho.. lu sukanya sinetron ya? Inayah ya? ROFL

    @Mba EKa:
    Seru mba… nonton deh.

    @Zulhaq:
    yups… hampir semua resensi yang Gw buat ada bagian itunya kok.

    @Mba Ria:
    Hihihihihihi… ente orang kedua yang ngingetin… iya saya salah, seharusnya nyantumin peringatan, kalo ini bukan sekedar resensi.. ini ringkasan. Soalnya biar Gw inget semua jalan ceritanya kalo pas baca lagi mba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>